Saat ini ponsel sudah bukan barang langka lagi. Siapapun dapat memiliki ponsel dengan berbagai tipe dan model yang sudah tersedia. Ada ponsel yang menggunakan qwerty pada tombol keypadnya, ada yang menggunakan sistem layar sentuh atau yang lebih dikenal dengan istilah Touchscreen.

Touchscreen ini merupakan perangkat input pada komputer yang bekerja dengan adanya sentuhan pada tampilan layar dengan menggunakan jari atau pena digital. Saat ini layar sentuh telah banyak digunakan oleh industri manufaktur yang membutuhkan tingkat akurasi, sensivitas dan durasibilitas yang tinggi. Perangkat- perangkat yang menggunakan sistem layar sentuh ini sudah banyak ditemukan pada komputer jinjing, pemutar musik seperti iPod, smartphone seperti iPhone, Android dan Blackberry.

[Ads] Download PDF dan eBook gratis tanpa harus registrasi, tanpa syarat apapun.

Touchscreen pada dunia gadget pertama kali diperkenalkan oleh produk Apple Mac yang mengeluarkan produk Mac, Apple, iPod dan iPad. Penggunaan touchscreen juga tergolong sangat mudah, yakni cukup menyentuh layar maka akan terjadi perubahan state( status) pada layar yang nantinya akan diterjemahkan oleh software untuk dijadikan suatu informasi. Gadget yang menggunakan touchscreen tidak hanya terbatas pada handphone saja, akan tetapi juga laptop, handycam, kamera dan lain sebagainya. Perangkat yang menggunakan sistem kerja touchscreen ini memberi kemudahan dan kepercayaan akses bagi para penggunanya. Pengguna tidak perlu repot-repot lagi mencari tombol keypad dalam mengakses suatu perintah. Namun bukan berarti sistem ini paling handal. Tentu saja juga terdapat kelebihan dan kelemahannya

Kelemahan dan Kelebihan Penggunaan Touchscreen

Sebagai suatu produk, tentu touchscreen juga mempunyai beberapa kelemahan dan kelebihan. Kelemahan yang dipunyai pada sistem layar touchscreen adalah kadang terjadi sistem eror pada software karena tidak mampu menterjemahkan apa yang user inputkan kedalam layar seperti halnya akibat mengetik terlalu cepat. Selain itu produk yang menggunakan touchscreen juga memiliki harga yang lebih mahal. Bahkan perangkat ini juga sangat sensitif dan membutuhkan perawatan khusus. Kelebihan yang dipunyai pada teknologi ini yakni pengguna tidak perlu lagi diribetkan dengan penggunaan tombol keypad. Sebab sistem ini sudah dirancang khusus untuk memberikan kemudahan dan kecepatan akses kepada para penggunanya. Lebih optimal dalam mengakses menu- menu utama sehingga sangat membantu sekali dalam melakukan sebuah pekerjaan.

Cara Merawat dan Membersihkan Layar Touchscreen

Sebagai teknologi yang canggih, touchscreen juga merupakan ponsel layar sentuh yang membutuhkan perhatian ekstra dari pemiliknya. Layar pada touchscreen ini merupakan bagian yang paling rentan dan sangat sensitif, sehingga dikhawatirkan akan cepat rusak jika tidak dirawat secara hati- hati.

Gunakanlah Screen Protector

Pada teknologi touchscreen, layar merupakan jantung bagi ponsel. Oleh sebab itu lindungilah layar dengan pemakaian pelindung layar atau screen protector. Gunakanlah pelindung layar yang sesuai dengan ponsel Anda.

Jangan Menekan Layar Ponsel Terlalu keras

Layar yang menggunakan teknologi touchscreen sangat sensitif terhadap adanya sentuhan. Tanpa menekan terlalu keras pun ponsel sudah dapat mendeteksi sentuhan itu. Sebab sentuhan yang terlalu keras dapat menyebabkan touchscreen mudah rusak

Jangan Menaruh Ponsel Touchscreen di Kantong Saku

Menaruh ponsel pada kantong saku terutama celana yang ketat sangat tidak disarankan, karena layar akan merasa tertekan dan akan menyebabkan sangat rentan terjadinya kerusakan.

Bersihkan Layar

Jangan membersihkan layar touchscreen menggunakan tisu dari bahan kertas karena perbuatan ini bukannya membersihkan malah meninggalkan partikel- pertikel kotoran seperti halnya debu dan dapat menimbulkan goresan pada layar. Sebaiknya bersihkan layar dengan menggunakan kapas atau kain yang halus khusus kacamata.

Itulah beberapa tips merawat dan memelihara layar touchscreen. Semoga bermanfaat bagi kita semua.